Langsung ke konten utama

Tips Menonton Star Wars Saga

Sebagai fans Star Wars, saya tidak sabar untuk menonton serial Fantasi Star Wars episode terbaru, yaitu episode VII : The Force Awakens, yang akan segera dirilis. Nah, buat kalian yang mungkin tidak mau ketinggalan jaman atau biar kekinian mau ikutan nonton Star Wars, jangan ampe nonton Episode VII ini tanpa menonton episode I-VI nya. Kalo nonton Episode VII tanpa menonton Saga dari I-VII dijamin kalian akan tertidur lelap atau pelanga-pelongo pas nonton film ini.

Biar kalian ga pelanga-pelongo waktu nonton Episode VII ini, sudah pasti harus nonton dulu episode-episode sebelumnya, yaitu I - VI. Memang butuh perjuangan buat mendapatkan seluruh episode Star Wars ini. Uniknya, Star Wars ini pertama kali dirilis pada tahun 1977, yaitu Episode IV : A New Hope. Buat orang awam pasti bingung kok bisa dirilisnya langsung episode IV, mana episode I-III nya? Ya, memang ada begitulah urutan rilis dari Star Wars, yakni Episode IV, V, VI, I, II, III, dimana dibagi menjadi 2 trilogi (Episode I-III disebut Prequel Trilogy, Episode IV-VI disebut Original Trilogy).

 Nah, daripada bingung, saya mau kasih tips buat menonton Saga Star Wars ini dalam beberapa versi, sebagai referensi untuk kalian yang belum pernah menonton ataupun yang sudah menonton tapi dengan cara yang berbeda.


1. Menonton dengan cara Machete Order



Cara ini dikhususkan buat yang sudah pernah menonton Saga Star Wars, dan ingin menontonnya kembali dengan perspektif yang berbeda. Menonton dengan Machete Order ini diperkirakan akan memberikan gambaran lain dari jalan cerita Star Wars. Dalam Machete Order ini, kita tidak akan mengetahui penyebab-penyebab konflik pada film ini dengan cepat, dan dapat mengakhiri Episode VI dengan klimaks.

Urutan Machete Order:
- Episode IV : A New Hope
- Episode V : Empire Strikes Back
- Episode II : Attack Of The Clones
- Episode III : Revenge Of The Sith
- Episode VI : Return Of The Jedi
- Episode I : The Phantom Menace (tidak perlu ditonton juga tidak apa apa, namun jika mau ada flashback boleh)

2. Menonton sesuai tanggal rilis

Cara ini biasanya ditonton oleh orang-orang awam yang tertarik dengan Star Wars, dan mau mengetahui bagaimana jalan ceritanya.

Urutannya:
- Episode IV : A New Hope
- Episode V : Empire Strikes Back
- Episode VI : Return Of The Jedi
- Episode I : The Phantom Menace
- Episode II : Attack Of The Clones
- Episode III : Revenge Of The Sith

3. Alternatif 2



Cara ini mirip dengan Machete Order, bedanya, di tengah-tengahseri kita disuguhkan flashback, sebelum masuk ke Episode VI

Urutannya:
- Episode IV: A New Hope
- Episode V : Empire Strikes Back
- Episode I : The Phantom Menace
- Episode II : Attack Of The Clones
- Episode III : Revenge Of The Sith
- Episode VI : Return Of The Jedi

4. Sesuai urutan


Cara ini sebenernya tidak disarankan sih, apalagi buat kalian yang benar-benar mau ngikutin Star Wars dari awal. Urutannya urut dari Episode I-VI


Itulah beberapa cara untuk menikmati Saga Star Warsyang mungkin bisa jadi referensi bagi kalian yang akan menonton Episode VII nanti. Pilihan ada di tangan kalian, yang pasti Saga Star Wars ini sangat menarik untuk diikuti buat saya. Last but not least, let's enjoy the Episode VII! May The Force be with you!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Inilah Pertelevisian Kita

Sinetron, mungkin acara televisi inilah yang paling banyak disaksikan oleh masyarakat, baik muda maupun dewasa. Hal ini terlihat dengan banyaknya jumlah sinetron yang ditayangkan di sejumlah stasiun televisi di Indonesia. Saking banyaknya mungkin kita tidak ingat judul-judul dari sinetron tersebut. Dampak dari sinetron ini juga seringkali dikeluhkan oleh para orang tua karena merupakan sesuatu yang negatif.

Boleh Saja Membantu, Asalkan...

Membantu orang yang sedang mengalami kesulitan baik di dalam segi apapun itu pasti akan mendapatkan pahala yang setimpal. Oleh karena itu orang-orang yang mampu untuk membantu pasti ingin sekali melakukan hal yang seharusnya dilakukan kepada orang yang sedang kesusahan. Sekitar 2 hari yang lalu saya membaca sebuah berita mengenai seorang kakek di Sidoarjo yang sudah tua renta, menderita penyakit stroke , namun masih bekerja keras mencari nafkah dengan cara menghibur orang di balik kostum badut karakter Winnie The Pooh . Dia setiap hari tanpa kenal lelah bergerak dengan tubuhnya yang diserang stroke demi mendapatkan perhatian dari pengguna jalan dan mendapatkan secercah harapan berupa uang yang dapat menghidupinya. Namun betapa terkejutnya saya pada hari ini, 16 Juni 2015, 2 hari setelah saya membaca berita tersebut, muncul lagi berita mengenai kakek ini. Tapi yang diberitakan bukan karena dia menarik perhatian orang-orang agar membantunya, malah ternyata dia adalah seorang pen...

Go-Jek, Innovative yet Vulnerable to Hostility

Hello, whoever it is, ga kerasa udah lama BANGET ga nulis, ini pertama kali nya kembali nulis di blog setelah non aktif kurang lebih 5 tahun. Hasrat yang terpendam ini tiba-tiba kembali muncul. Dan kali ini saya ingin membahas soal Go-Jek, sebuah jasa yang menawarkan berbagai macam bentuk, mulai dari mengantarkan kita dari satu tempat ke tempat lain, membelikan kita makanan, ataupun mengantarkan barang sampai ke tempat tujuan. Namun kali ini saya tidak mau membahas soal Go-Jek ini secara mendalam, karena ada satu hal yang menurut saya miris, Go-Jek ini merupakan sebuah inovasi dan juga menciptakan lapangan kerja, namun kenapa bisa terjadi hal yang menurut saya janggal.